· Membuka IPMS
Langkah : Buka browser lewat aplikasi Google Chrome / Mozilla Fire Fox / Microsoft Edge atau lainnya > Masukkan alamat browser https://ipms.pttjs.id > Enter.
· Masuk ke halaman program IPMS
Langkah: Masukkan kode user > ketik password dan klik Login
( Minta kode user ke tim IPMS dan password awal )
· Masuk ke Proyek / Entitas
Langkah: Ketik atau pilih nama proyek di kolom Select Project > klik Select.
Selanjutnya sudah bisa menjalankan proses administrasi / transaksi dalam proyek yang dipilih sesuai fungsi – fungsi menu utama dalam IPMS.
· Membuat / Menambahkan Kontrak Owner baru :
Buka menu Contract/PO/DO > pilih Contract Owner > klik tombol (+) add contract pada sheet Contract Owner.
Lengkapi Identitas Kontrak Owner : Masukkan nomor kontrak (cth : HO/CONT/001) > tanggal kontrak > company pemberi kerja /owner. > contact /nama owner. > type contract pilih Owner Contract. > klik simpan .
· Pengisian tab General Info :
Isi nama kontrak, catatan, centang jika ada pajak PPN, isi retensi(%), pekerjaan (automatis nilai retensi).
Isi tanggal dibutuhkan, jangka waktu (hari), target serah terima, aktual serah terima, scope pekerjaan. klik simpan .
Nilai kontrak total, perubahan kontrak, aktual kontrak (terisi automatis saat input di tab Detail Kontrak).
· Pengisian tab Detail Kontrak :
Cara 1, dengan import file sesuai template excel
Caranya : klik choose file > import File, klik budget code untuk link ke Budget Revenue > klik simpan .
Cara 2, dengan pengisian manual lewat IPMS.
Caranya : klik (+) Add Row, kemudian isi nomor, uraian, spesifikasi, qty, sat, harga, subtotal (automatis), klik revenue code untuk link ke revenue/pendapatan, klik simpan. Klik delete row untuk menghapus data yang tidak digunakan.
Pengisian tab Inclusion/Exclusion :
Langkah : klik +Add Row > Isi uraian pekerjaan yang termasuk dan diluar kontrak. Klik delete row untuk menghapus data yang tidak digunakan.
Pengisian tab Pengurangan DP/retensi :
Langkah : Down Payment ... percentage(%) : Isi persentase DP. klik simpan .
· Tanda tangan user untuk pengesahan ( tab General Info ):
Klik Belum TTD, menjadi Sudah TTD dari level paling bawah > klik simpan.
Masukkan lampiran kontrak pada tombol Link Attachment, jika diperlukan.
· Membuat / Menambahkan Invoice Kontrak Owner baru :
· Buka menu Invoicing > pilih Invoice Contract (Owner) > klik (+) Add Invoice, klik simpan.
· Lengkapi identitas contract (pilih nomor kontrak, ketik nomor invoice HO/Inv/001 … dst), tanggal invoice, sequece (terisi automatis nomor urut tagihan). klik simpan .
· Pengisian tab Pengesahan.
Tabel contract status ( Original Nilai Contract, Perubahan Nilai Invoice, dst terisi automatis sesuai input tab Detail Invoice ).
Tabel Status Invoice : (Total Invoice, Total Retensi, dst.. terisi otomatis sesuai input tab Detail Invoice ). Isi Target % atau Target Nilai > Isi Pengajuan % atau Pengajuan Nilai > Kepada (klik Entitas, nama owner) > Dari (klik Entitas, nama Kacab) > isi tanggal disetujui dan tanggal dibayar > pilih salah satu Category (Invoice, Pelunasan Retensi, Down Payment) > pilih salah satu Status (In Progress, Closed)
· Pengisian tab Detail Invoice.
Masukkan dalam tabel, Progress % atau Nilai Progress yang disetujui > klik simpan.
· Pengisian tab Accounting (Pengakuan Piutang):
Isi Nilai Pinalty, Discount dan lain-lain jika diperlukan. Klik tombol Edit Pengurangan > masukkan nilai % pengurangan DP. Dan masukkan nilai pengurangan lainnya jika diperlukan.
· Tanda tangan user / Pengesahan (tab Pengesahan) :
Klik Belum TTD, menjadi Sudah TTD dari level paling bawah.
Klik Tombol Kalkulasi jika diperlukan, apabila ada ketidaksesuaian perhitungan > klik simpan.
· Membuat / Menambahkan Kontrak Upah/Subkont baru :
Buka menu Contract/PO/DO > pilih Contract > klik tombol (+) add contract pada sheet Contract Proyek.
· Lengkapi Identitas Kontrak : Masukkan nomor kontrak (cth : SO/CONT/001, SO/CONT/JAYA/001, atau SO/CONT/Proj135/001, dibuat sesuai kebutuhan agar memudahkan identifikasi kontrak) > isi tanggal kontrak > Subkont/Mandor… > contact /nama subkont/mandor... > type contract pilih mandor atau subcontract > klik simpan .
· Pengisian tab General Info :
Isi nama kontrak, catatan, centang checkbox UnitPrice( ) atau IsCommit( ), centang checkbox jika ada pajak PPN( ) dan kondisi DP( ), isi retensi(%), retensi(Rp) (automatis terisi nilai retensi).
Isi tanggal dibutuhkan, jangka waktu (hari), target serah terima, aktual serah terima, scope pekerjaan. klik simpan .
Nilai kontrak total, perubahan kontrak, aktual kontrak (terisi automatis saat input di tab Detail Kontrak).
· Pengisian tab Detail Kontrak :
Cara 1, dengan import file sesuai template excel (klik format excel, isi sesuai formatnya)
Caranya : klik choose file> import File > klik simpan.
Cara 2, dengan pengisian manual lewat IPMS.
Caranya : klik (+) Add Row > isi form Descripsi, spesifikasi, qty, sat, harga, budget code, buaso code > klik save change > klik simpan. Klik delete row untuk menghapus data yang tidak digunakan.
· Pengisian tab Pengurangan DP/retensi :
Langkah : Isi Down Payment ... percentage(%) > klik simpan .
· Tanda tangan user untuk pengesahan ( tab General Info ):
Klik Belum TTD, menjadi Sudah TTD dari level paling bawah > klik simpan.
· Masukkan lampiran kontrak pada tombol Link Attachment, jika diperlukan.
· Membuat / Menambahkan Invoice Kontrak mandor/subkont baru :
Buka menu Invoicing > pilih Invoice Contract > klik (+) add invoice > klik simpan.
· Lengkapi identitas contract (pilih nomor kontrak, ketik nomor invoice SO/Inv/001 … dst), tanggal invoice, sequece (terisi automatis nomor urut tagihan). klik simpan .
· Pengisian tab Pengesahan.
Tabel contract status ( Original Nilai Contract, Perubahan Nilai Invoice, dst terisi automatis sesuai input tab Detail Invoice ).
Tabel Status Invoice : (Total Invoice, Total Retensi, dst.. terisi otomatis sesuai input tab Detail Invoice ).
Isi nama subkont/mandor(…), company(…) > isi tanggal disetujui, tanggal dibayar > pilih salah satu Category (Invoice, Pelunasan Retensi, Down Payment) > pilih salah satu Status (In Progress, Closed). klik simpan.
· Pengisian tab Detail Invoice.
Masukkan dalam tabel, ketik Progress (%)atau Nilai Progress yang disepakati dengan mandor/subkont > klik simpan.
· Pengisian tab Accounting (Pengakuan Hutang):
Isi Nilai Pinalty, Discount dan lain-lain jika diperlukan, kolom lainnya akan terisi otomatis sesuai inputan pembayaran lalu.
Klik tombol Edit Pengurangan > masukkan nilai % pengurangan DP. Dan masukkan nilai pengurangan lainnya jika diperlukan.
· Pengisian tab Kasbon
Klik tombol tambah data kasbon > isi kolom-kolom pada form kasbon > klik simpan.
· Tanda tangan user / Pengesahan (tab Pengesahan) :
Klik Belum TTD, menjadi Sudah TTD dari level paling bawah.
Klik Tombol Kalkulasi jika diperlukan, apabila ada ketidaksesuaian perhitungan > klik simpan.
· Buka menu Requisition > pilih Purchase Requision> Form Purchase Requisition klik add PR (+).
· Lengkapi identitas PR : nomor PR (cth : PRProyek/001), Descripsi PR (terisi otomatis) > pilih Tanggal PR > Type. Klik simpan.
· Pilih menu catalogue list tombol (Mat Sipil/Mat ME/AlatSipil/AlatMEP/OHSipil/OHME) > lengkapi pada tabel volume, setara, tanggal dibutuhkan > Klik simpan .
· Klik Belum TTD, menjadi Sudah TTD dari level paling bawah.
· Setelah proses TTD sampai di level 4 PM, selanjutnya team procurement membuat PO.
· klik tombol view untuk melihat list PR, klik tombol detail untuk melihat detail PR.
· Buka list PR klik tombol view .
· Pilih PR yang belum dibuatkan PO (status closed belum tercentang)
· Klik/centang check box sebelah kiri nomor.
· Klik tombol Buat PO.
· Pada menu buat PO, pilih Procurement atau PO Cash.
· Masukkan Nomor PO (cth : HO/PO/001), tanggal PO, pilih salah satu category.
· Tab Pengesahan PO : Lengkapi data kondisi PO seperti kepada, tgl kirim, uang muka,kondisi pembayaran dan lainnya.
· Tab Detail PO : isi kolom spesifikasi, qty, klik budget code dan lainya.
· Klik Belum TTD, menjadi Sudah TTD dari level paling bawah, untuk pengesahannya.
· Klik Link Attachment untuk menambahkan lampiran data yang diperlukan.
· Buka menu Requisition > pilih Stock Requisition> Form Stock Requisition Proyek, klik (+) add SR.
· Lengkapi identitas SR : nomor SR (cth: SRProyek/001), Descripsi SR, Tanggal SR, Type.
· Pilih menu list material/alat yang ada di logistic stok, klik tombol (MatSipil, MatME, AlatSipil dll) > klik pilih materil yang dibutuhkan, lengkapi volume, setara, tanggal dibutuhkan > Klik simpan .
· Klik Belum TTD, menjadi Sudah TTD dari level paling bawah.
· Untuk melihat list PR, klik tombol view .
· Setelah proses TTD sampai di level 4 PM, selanjutnya team Logistik Stock membuat DO.
· Buka list SR, klik tombol view .
· Pilih SR yang belum dibuatkan DO (status closed belum tercentang)
· Klik/centang check box sebelah kiri nomor.
· Klik tombol Buat DO.
· dst. dibuat user Logistik Stock.
· Buka menu Invoicing > Pengajuan Biaya > klik tombol (+) add pengajuan biaya.
· Lengkapi identitas pengajuan : Nomor Petty Cash (cth : PNG/001), Dari, Deskripsi, Tanggal Dibuat, Periode, Kategori, Kepada ( cash ) > Klik simpan .
· Tab Indirect Cost :
· Klik + Add Row, Masukkan Uraian, Qty, Sat, Harga. Klik simpan .
· Klik Belum TTD, menjadi Sudah TTD dari level paling bawah.
· Tab Tipe Hutang & PPH :
· Klik pilih type hutang > klik TTD Account Payable > klik simpan.
· Untuk melihat list IC, klik tombol view.
· Klik Link Attachment sebagai lampiran data pendukung.
· Masuk ke kamar peralatan : Select Project > pilih nama proyek-peralatan > Select.
· Buka menu Requisition > pilih SPA Requisition > klik tombol (+) Form Surat Peminjaman Alat .
· Lengkapi identitas SPA : Nomor (cth : SPA/001) , Deskripsi, tanggal, type.
· Mengisi detail SPA : Klik tombol (Alat) untuk memilih jenis alat, klik pilih, masukkan Qty, Durasi, Tanggal Dibutuhkan) > Klik simpan .
· Klik Belum TTD, menjadi Sudah TTD dari level paling bawah.
· Untuk melihat list SPA, klik tombol view .
· Selanjutnya User Div Peralatan membuatkan DO.
· Masuk ke kamar produksi : Select Project > pilih nama proyek-produksi > Select.
· Buka menu Requisition > pilih SR Asset Produksi > klik tombol (+) add SR.
· Lengkapi identitas SR Produksi : Nomor (cth : SRProd/001) , deskripsi, tanggal, type (SRProd).
· Mengisi detail SRProd : Klik tombol (MatSipil,Alat, ..dst) untuk memilih jenis barang, klik pilih, masukkan Qty, Durasi, Tanggal Dibutuhkan) > Klik simpan .
· Klik Belum TTD, menjadi Sudah TTD dari level paling bawah.
· Untuk melihat list SRProd, klik tombol view .
· Selanjutnya User Div Produksi membuatkan DO.
Proyek membuatkan SPA (Surat Permintaan Alat) secara manual ke Divisi Peralatan, kemudian user divisi peralatan membuatkan PR dan menjadikannya PO/DO.
Proyek membuatkan SRProd (Surat Permintaan Barang Produksi) secara manual ke Divisi Produksi, kemudian user divisi produksi membuatkan PR dan menjadikannya PO/DO.
· Proyek membuatkan Stock Requestion (Surat Permintaan Barang Stok) secara manual ke Logistik Stok, kemudian user Logistic Stock membuatkan PR dan menjadikannya PO/DO.
· Buka menu Invoicing > pilih Invoice Indirect Cost > klik tombol Buat Petty Cash .
· Lengkapi identitas IC (Nomor Petty Cash, Dari diisi nama entitas, Deskripsi, Tanggal Dibuat, Periode, Kategori, Kepada diisi divisi peralatan dan Kadiv ). Klik simpan .
· Klik + Add Row, Masukkan Uraian, Qty, Sat, Harga, Klik Budget Code. Klik simpan .
· Klik Belum TTD, menjadi Sudah TTD dari level paling bawah.
· Untuk melihat list IC, klik tombol view .
· Buka menu Inventory > pilih Monitoring PO/DO.
· Cari item material yang mau ditracking > Pilih > klik tombol Tracking Nota Merah > Klik +Add Row > pilih item sesuai no PO > Lengkapi kedatangan material spt kolom Jumlah, Nomor Nota, Nomor CPP(sesuai lapangan), Tanggal.
· Klik simpan .
· Buka menu Inventory > pilih Stock Card Nota Merah.
· Di List View > pilih Summary Belum dibuat APB.
· Klik Check Box di kolom Track Sia sesuai item yang mau di push.
· Klik tombol Push ke Aplikasi Penerimaan Barang.
· Klik simpan . Dan Lengkapi TTD.
· Buka menu Inventory > pilih Monitoring PO/DO.
· Pada Form Monitoring Inventory Proyek, pada kolom search ketik material yang akan dikeluarkan dari gudang > klik nama material > klik tombol tracking keluar > klik tombol +Add Row.
· Masukkan / Lengkapi Barang Keluar Gudang : Qty, tanggal, Location, Company ID, Refferensi yang mengambil barang.
· Klik simpan .